Polusi - Materi IPA Kelas XII SMK
Pengertian Polusi
Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya
makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya
tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga
kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan
lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan
peruntukannya
Jenis – jenis Polusi
1. Polusi Udara
Polusi udara dapat ditimbulkan oleh polutan dari sumber-sumber alami atau
kegiatan manusia. Salah satu pencemaran udara akibat ulah manusia adalah
kendaraan motor , asap pabrik dan masih banyak lagi. a. Polutan di
udara - Materi Partikulat
- Nitrogen Oksida
- Sulfur Oksida
- Karbon Oksida
- Hidrokarbon
- Ozon - Suara
b. Sumber -sumber Polusi udara
Polusi dapat terjadi diluar ruangan (outdoor pollution) dan
dalam ruangan (indoor poluttion).
Contoh sumber-sumber polusi udara yang ada di luar ruangan adalah letusan gunung
berapi, kebakaran hutan, pembakaran bahan bakar fosil terutama oleh industri,
serta pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor.
Contoh sumber-sumber polusi udara yang ada didalam ruangan adalah bahanbahan baku bangunan,
senyawa senyawa pembersih, asap rokok, perapian, kompor gas, dan kompor minyak
tanah, serta produk-produk perawatan tubuh dan pakaian.
2. Polusi Air
Air dikatakan tercemar jika terjadi perubahan pada kualitas air, baik
secara kimia, biologi, atau fisika, yang dapat membahayakan makhluk
hidup.
Terjadinya pencemaran air sebagian besar disebabkan oleh kegiatan manusia,
berupa limbah dari rumah tangga, kegiatan industri, maupun kegiatan
lainnya. a. Polutan di air
Beberapa kelompok polutan/ pencemar utama di air adalah sebagai berikut :
Agen penyebab penyakit
Agen penyebab penyakit adalah organisme-organisme yang dapat menginfeksi
dan menyebabkan penyakit. contoh agen penyebab penyakit yang dapat menjadi
polutan air adalah bakteri, virus, protozoa, dan cacing parasit.
Limbah yang memerlukan oksigen
Limbah yang memerlukan oksigen terdiri atas berbagai limbah organik yang
dapat diurai oleh bakteri aerob. contoh jenis limbah ini adalah kotoran manusia
dan hewan, sisa-sisa tumbuhan, dan limbah industri.
Bahan kimia organik
Bahan kimia organik merupakan senyawa kimia yang mengandung atom karbon.
contoh bahan kimia organik tersebut adalah pestisida, minyak, gasolin,
plastik, pelarut pada produk-produk pembersih, dan detergen.
Bahan kimia anorganik
Polutan berupa bahan kimia anorganik adalah polutan yang mengandung unsur
kimia selain karbon, misalnya yang mengandung unsur kimia selain
karbon,contohnya berbagai senyawa asam, senyawa garam-garaman, dan logam
berat. Nutrien tumbuhan
nutrien tumbuhan merupakan senyawa-senyawa kimia yang dapat menstimulasi
pertumbuhan tumbuhan dan ganggang (algae).
Sedimen
Sedimen adalah endapan berbagai partikel padat seperti partikel pasir,
lempung, lumpur, dan batuan di dasar perairan.
Bahan radioaktif
Bahan radioaktif mengandung atom-atom dari senyawa isotop yang tidak stabil
sehingga memancarkan radiasi secara spontan.
Panas
Polusi yang disebabkan panas disebut sebagai polusi termal. panas dapat
menjadi polutan di air apabila berlebihan sehingga suhu perairan meningkat
terlalu tinggi. b. Sumber-sumber polusi air
Sumber polusi dapat dibedakan menjadi sumber langsung dan sumber tidak
langsung. Sumber langsung adalah sumber polusi yang membuang
polutan di lokasi spesifik melalui pipa, selokan, atau saluran pembuangan
langsung menuju badan atau permukaan air. contoh : pabrik, tempat pengolahan
limbah, pertambangan, dan tangki minyak.
Sumber tidak langsung adalah sumber polusi yang asalnya dari area lahan luas atau dari partikel-partikel
yang terbawa udara, yang mencemari air melalui aliran air atau pengendapan
senyawa dari atmosfer. contoh : aliran atau rembesan senyawa kimia dari lahan
pertanian, peternakan, perkotaan, jalan raya, area pabrik, area parkir, dan
tempat penebangan hutan.
3. Polusi Tanah
Polusi tanah mencakup berbagai perubahan fisik dan kimia pada tanah yang
memberi dampak negatif bagi kehidupan tumbuhan dan makhluk hidup lain yang
hidup di tanah. selain berdampak negatif secara langsung, polusi tanah juga
dapat menyebabkan polusi pada air dan udara karena polutan-polutan yang
mencemari tanah dapat terbawa melalui aliran air ke air permukaan, merembes
menuju air tanah, atau menguap ke udara.
a. Polutan di tanah beberapa polutan/ pencemar utama di tanah adalahsebagai berikut :
Limbah Padat
Limbah padat meliputi bahan-bahan padatan buangan seperti kertas, kayu,
plastik, metal, kaca, sisa makanan, karet dan lainnya.
Logam berat
Contoh logam berat yang dapat menjadi polutan di tanah adalah
kadmium, timbal, tembaga, besi, dan nikel. pestisida
Pestisida adalah senyawa yang digunakan untuk membunuh makhluk hidup yang
dianggap mengganggu oleh manusia. Nitrogen, Fosfat, dan garam
mineral
Nitrogen, Fosfat, dan garam mineral merupakan unsur-unsur yang sangat
diperlukan tumbuhan untuk pertumbuhan. namun, jika keberadaannya di tanah
berlebih, unsurunsur tersebut dapat bersifat racun bagi tumbuhan. b.
Sumber-sumber polusi tanah
Sumber polutan utama di tanah adalah kegiatan pertanian. Pupuk
mengandung Nitrogen dan Fosfat, Festisida mengandung senyawa berbahaya,
sedangkan air irigasi umumnya mengandung garam-garaman. semua zat tersebut
dapat menjadi polutan di tanah. selain pertanian, rumah tangga dan industri
juga merupakan sumber polutan ditanah karena menghasilkan berbagai sampah
padat. selain sampah padat, beberapa industri juga menghasilkan logam berat
Pengertian Polutan
Polutan adalah
Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran terhadap
lingkungan baik (Pencemaran Udara, Tanah, Air, dsb). Polusi atau pencemaran
lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat
energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan
lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas
lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi
kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat
menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida
dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila
lebih tinggi dari 0,033% dapat rnemberikan efek merusak.
Suatu zat dapat disebut polutan apabila:
1. Jumlahnya melebihi jumlah
normal
2. Berada pada waktu yang
tidak tepat 3. Berada pada tempat yang tidak tepat
Sifat dari polutan adalah:
1. Merusak untuk sementara,
tetapi bila telah bereaksi dengan zat lingkungan tidak merusak lagi
2. Merusak dalam jangka waktu
lama. Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah.
Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama, Pb dapat terakumulasi dalam tubuh
sampai tingkat yang merusak.
Sumber Polutan
Pencemar udara dibedakan menjadi dua yaitu, pencemar primer dan pencemar
sekunder.
• Pencemar primer adalah
substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara.
Karbon monoksida adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan
hasil dari pembakaran.
• Pencemar sekunder adalah
substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemarpencemar primer di atmosfer. Pembentukan ozon dalam smog
fotokimia adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder.
Belakangan ini pertumbuhan keprihatinan akan efek dari emisi polusi udara
dalam konteks global dan hubungannya dengan pemanasan global yg mempengaruhi;
a) Kegiatan manusia
• Transportasi
• Industri
• Pembangkit listrik
• Pembakaran (perapian,
kompor, furnace,[insinerator]dengan berbagai jenis bahan bakar · Gas buang
pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC)
b) Sumber alami
• Gunung berapi
• Rawa-rawa
• Kebakaran hutan
c) Sumber-sumber lain
Jenis-jenis pencemar
• Karbon dioksida (CO2)
• Timah (Pb)
• HydroCarbon (HC)
Penyebab Utama Pencemaran Udara :
Di kota besar sangat sulit untuk mendapat udara yang segar, diperkirakan 70
% pencemaran yang terjadi adalah akibat adanya kendaraan bermotor.
Contoh : di Jakarta antara tahun 1993-1997 terjadi peningkatan jumlah
kendaraan berupa:
• Sepeda motor 207 %.
• Mobil penumpang 177 %.
• Mobil barang 176 %.
• Bus 138 %
Dampak Negatif Polusi
Dampak kesehatan
Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh
melalui sistem
pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh
bergantung kepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di
saluran pernapasan bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas
dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserap oleh sistem
peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISPA (infeksi saluran
pernapasan akut), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan
gangguan pernapasan lainnya. Beberapa zat pencemar dikategorikan sebagai toksik dankarsinogenik.
memperkirakan dampak pencemaran udara di Jakarta yang berkaitan dengan
kematian prematur, perawatan rumah sakit, berkurangnya hari kerja efektif, dan
ISPA pada tahun 1998 senilai dengan 1,8 trilyun rupiah dan akan meningkat
menjadi 4,3 trilyun rupiah di tahun 2015.
Dampak terhadap tanaman
Tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat
terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, dan bintik hitam. Partikulat
yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis.
Hujan asam
pH biasa air hujan
adalah 5,6 karena adanya CO2 di atmosfer. Pencemar udara seperti SO2 dan NO2
bereaksi dengan air hujan membentuk asam dan menurunkan pH air hujan. Dampak
dari hujan
asam ini antara lain:
• Mempengaruhi kualitas air
permukaan
• Merusak tanaman
• Melarutkan logam-logam
berat yang terdapat dalam tanah sehingga mempengaruhi kualitas air tanah dan
air permukaan
• Bersifat korosif sehingga
merusak material dan bangunan
Efek rumah kaca
Efek rumah
kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O
di lapisan troposfer yang
menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Akibatnya
panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasan global.
Dampak dari pemanasan global adalah:
• Pencairan es di kutub
• Perubahan iklim regional
dan global
• Perubahan siklus hidup
flora dan fauna
Kerusakan lapisan ozon
Lapisan ozon yang
berada di stratosfer (ketinggian
20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B
dari matahari. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi
secara alami di stratosfer. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat
sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat dari
pembentukannya, sehingga terbentuk lubanglubang pada lapisan ozon.
Dampak Pencemaran Udara :
- Penipisan Ozon
- Pemanasan Global ( Global
Warming )
- Penyakit pernapasan,
misalnya : jantung, paru-paru dan tenggorokan
- Terganggunya fungsi
reproduksi
- Stres dan penurunan tingkat
produktivitas
- Kesehatan dan penurunan
kemampuan mental anak-anak - Penurunan tingkat kecerdasan (IQ) anak-anak.
Solusi Penanganannya
• Clean Air Act yang dibuat
oleh pemerintah dan menambah pajak bagi industri yang melakukan pencemaran
udara.
• Mengembangkan teknologi
yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui diantaranya Fuel Cell dan Solar
Cell.
• Menghemat Energi yang
digunakan.
• Menjaga kebersihan
lingkungan tempat tinggal
Komentar
Posting Komentar